Tampilkan postingan dengan label social. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label social. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Oktober 2012

I Do Love A Man.

Ever since last week, i feel like want to post this but i just don't know how to say. First of all, let me explain that this post has nothing to do with disfiguring dignity or any of the parties. Let's think that this is just my thought..

I had a shock in a sudden when exactly last week someone asked me this question : "Are you a butchy?". Okay, honestly i never knew any kind of stuff like that and that gay suddenly explain himself for me, i guess he just look me in the eyes and he knows that i really didn't understand what he said. Here's the exact conversation with ummmm... let's just call him Mr. A (Because i don't know his real name either)
Mr. A: Green ; Me: Blue and lets skip to the main part.

"Excuse me but can i ask you something?"
"Yes, sure.. what is it?"
"Are you a butchy?"
*Silent* "Butchy? What is that?"
"You don't know what is it?"
*Shaking my heads*
*Sigh* "Ooh.. i thought you were a butchy, um.. a lesbian. Because you look so tomboy.. Umm, sorry but i didn't mean anything. I just want to know, because i'm a gay and i didn't attracted to girls. This is me, i always talk frankly. Sorry"
*Shock and fake a smile* "Oh.. ahahaha, that's okay no problem."

Later on i found out that butchy is another name for a manly girl or i assumed that in lesbian, butchy played the guy part. I was in big shock until this time.

To be honest, i never had a problem interacting with various kind of people like Lady Gaga said;
No matter gay, straight, or bi, Lesbian, transgendered life,
No matter black, white or beige, Chola or orient made,
I never had a problem with them and for me they are all fine. But it kinda give me a lesson that i should look more girly. Yeah, kinda hard to say the word "Girly" because i never really try to look girly or being so girly because i love who i am now, i love what i look.

Well, but i promise to myself that next year i'll be even more pretty, so no one would never ever called me butchy or lesbian again, Oo yeah! I am as straight as ruler and i am interested with Man who could make me laugh in my hardest time, who knows how to act as a man, and work hard for their goals.. Ohohohohoho :'( 


Minggu, 09 Januari 2011

Seventeen and Me: The Morning and The Afternoon

I am seventeen already! Wow, it's like time goes by so fast! Haha. So, here's a little story about last 7th of January 2011. I'm going to use bahasa! :)

* * *

Jadi, hari itu 6 Januari malem, setelah bener-bener capek latihan HBS dan bergembira ria merayakan ulang tahun Ce Elaine dan Hilda, saya pulang ke rumah. Pikir-pikir, nggak sampe satu hari lagi, saya udah 17 tahun. Awalnya, pengen nunggu sampe jam 12, tapi berhubung mata ini nggak kuat melek, akhirnya saya ketiduran.

Hari itu, 7 Januari jam setengah 1 subuh, nggak tau kenapa tiba-tiba aku kebangun. Waktu ngecek HP, ada 8 SMS di sana. Saya bales deh satu-satu, tapi begitu pencet sendSending failed. Waktu saya cek pulsa, ternyata eh ternyata pulsa saya habis. Jadi, yasudah karena notabene yang sms rata-rata temen sekolah, saya pikir di sekolah besok aja baru say thank you. Begitu kepala baru nempel bantal dan mata gak sampe satu menit terpejam, tiba-tiba ada yang telpon HP saya.

Pauline: "err.. halooo.." (Suara ngantuk)
Cowok: "Pao.. wes tidur ta?"

Yak! dia tak lain tak bukan adalah si abang Patrianata Bhakti Indrawan. Hahaha. Mungkin otak kami telah terkoneksi secara baik, makanya saya bisa bangun tepat sebelum si abang telepon. Hmm *nyamnyamnyam*

Pauline: "Ha? iya.. tapi barusan kebangun"
Chemmy: "Oh.. happy birthday ya! hahaha"
Pauline: "Hehehe.. terimakasih :)"
Chemmy: "Aku ndek depan rumahmu ini"
Pauline: (Langsung melek) "HEH? Seng nggena? serius ta?" [HEH? Yang bener? serius?]
Chemmy: "Loh iyo.."
Pauline: "Ya wes aku tak keluar sekarang!" [Ya sudah aku keluar sekarang!]

Saya ngintip lewat jendela luar dan ternyata disana berdirilah sesosok manusia memakai jaket hitam dan baju "SOUL" tanpa "MATE" *LOL*dan membawa sebuah tas putih. Saya membuka pintu dan si abang bilang bahwa dia cuma mau mengantar itu saja. I am super duper speechless. Tidak menyangka, padahal itu sudah subuh-subuh buta dan si abang bela-belain datang ke rumah saya. Jadi terharu. Hiks :') Setelah menyerahkan kado dan mengucapkan selamat ulang tahun, si abang akhirnya pulang.

Saya masuk ke kamar dengan membawa kado pertama saya hari itu! awalnya saya nggak rela membuka, tapi tangan ini gatel juga akhirnya. Mau tak mau, terpaksa saya buka, dan... JEJEJENG! Terlihat kotak sepatu di sana. Oh My God! Sepasang Sneakers Reebok berwarna pink dan biru ada di sana. Saya langsung speechless sekali dan sungguh tak menyangka pengorbanan si abang sebesar itu hiks :') Gara-gara itu saya jadi tak bisa tidur, dan memutuskan untuk ber twitter ria. Eh.. di twitter ternyata banyak juga yang sudah mention saya buat mengucapkan Happy Birthday! I am extremely happy!

Sekitar jam 2 subuh, saya akhirnya off dan melanjutkan tidur sampai (lumayan) pulas. Paginya saya bangun kesiangan, sampe akhirnya Cynthia harus nunggu agak lama gara-gara saya selalu lelet kalo pagi. Begitu naik mobil, Chyntia memberi saya sebuat kantongan indah berwarna biru, Ai Elen yang menyetir juga tak ketinggalan memberi saya angpao. Hahaha. 

Sesampainya di sekolah, Vicky orang yang pertama memberi ucapan selamat pada saya di kelas dan berlanjut ke seluruh IS 4 hingga seluruh Sinlui *alay banget sih guweh*. Singkat cerita, di kelas, si ipin Mario selalu berusaha nggarai (menggangu dengan maksud bercanda) saya dengan menyuruh saya nyanyi di depan kelas. Karena super malu, saya nggak mau. Berulang kali saya di suruh, tapi tetep nggak mau. Mereka pura-pura ngambek tapi saya nggak peduli, toh akhirnya mereka juga ketawa lagi sama saya. Akhirnya si Mario menyerah dan memberi sesuatu untuk saya. Another gift from si abang! Oh My God. Kado itu isinya scrapbook. Bukan Scrapbook biasa, tapi dihias dengan gambar-gambar super bagus dan pokoknya buagus tiada tara! Menurut si abang sih, scrapbook itu kado dari pangeran tampan! :&

It comes to istirahat ke 2, saya beristirahat bersama cewek-cewek IS 4. Salah satu korban kekejaman saya di kelas, Priscilla Ermelind Kawilarang berusaha untuk membuat saya malu di kantin dengan menyuruh saya teriak "Semuanya! aku ulang tahun lho hari ini! ayo selameti aku!". Tapi apa daya dirinya, karena kekuatan super saya, dia tidak bisa melawan ketangguan diri saya! Apalagi bala bantuan dari kawan-kawan lain juga tak ada, akhirnya gagal lah rencana jahat si Priscilla! Hahaha.

Waktu itu, saya bolak-balik naik turun kelas-pos satpam-kelas-pos satpam, soalnya jam 12 si tukang kue janji mau kirim cupcakes ke sekolah dan saya harus nunggu. Waktu saya lewat ruang tatib, saya melihat kumpulan anak-anak mencurigakan yang tak lain tak bukan diantaranya ada Pris, Mario, Yunita, Sule, Sheila, Devi, dan beberapa anak lainnya yang saya nggak keliatan sedang berbincang dengan Pak Harjo. Sepertinya mereka merencanakan sesuatu dan begitu lihat saya lewat, sepertinya mereka harus merubah rencana ke Plan B!

Sampe bel istirahat selesai, tukang cupcakes tak kunjung datang juga. Akhirnya saya masuk kelas, berhubung jam terakhir jamnya Pak Bambang Sumitro, jadi saya yakin dapet ijin keluar 15 menit sebelum pulang buat ambil cupcakes! Hahaha. But everything turns to tears. Begitu masuk kelas, Pak Bambang langsung bilang "Pao, Kamu disuruh Mario nangis dulu baru boleh mulai pelajaran". Awalnya aku pikir cuma bercanda, ya aku anggep memang bercanda. Pak Harjo masuk kelas buat absen, dan waktu itu saya disuruh maju buat nyanyi lagi, tapi aku tetep bersikeras nggak mau soalnya malu. Aku nggak bisa nyanyi kalo malu. Jadi akhirnya saya cuma cengengesan di depan dan akhirnya kembali duduk ke bangku. Tapi semua anak-anak di kelas especially Mario, Tommy dan Ghe mulai ngompor anak-anak lain supaya nggarai aku lagi dengan bilang kata-kata nggak enak kayak "Iyo! ngerti-ngerti kon pinter nyanyi! Sombong'e setengah mati!" *Iya! kami tau kamu pintar nyanyi, sombong banget!*, "Mbok kira lucu ta kon ngguya ngguyu itu? Gak usah sok imut ta kon iku!" *Kamu pikir lucu apa ketawa-ketiwi kayak gitu? Gak usah sok imut kali!*, "Jahat.. jahat.. nyadaro ta! Yo kon iku seng metesek! disuruh nyanyi ae gak gelem! Sombonge pol!" *Jahat.. jahat.. sadar kenapa! Kamu itu yang nyebelin! disuruh nyanyi aja nggak mau! Sombong banget!*, dan saya paling gak suka kayak gitu dan situasi kayak gitu! Akhirnya saya menangis! Parah. Padahal saya tau kalo itu dikerjain, tapi saya tetep nggak suka! Apalagi saya masih terus digarai biar saya udah nangis! Untung Yulia menenangkan saya! Tapi tetep aja aku nggak kuat dan jam sudah menunjukkan 15 menit sebelum pulang. Aku keluar kelas tanpa pamit, biar dikira aku marah beneran, padahal aslinya mau ambil cupcake dengan wajah super kusut dan merah :p

Di luar hujan deres, dan cupcakesnya udah sampe. Begitu lagi nggotong cupcakes ke atas tangga dengan kondisi badan basah kuyup abis kehujanan, saya ketemu Yulia dan Aynie di tangga, mereka bilang sorry - sorry soalnya udah bikin aku bete, aku cuma ketawa dan mereka bantu aku bawa cupcakesnya ke kelas.. begitu aku buka pintu.. JEJEJEJENG! Semua penghuni IS 4 sudah berbaris dengan rapi membentuk jalan ke bangku saya. Mereka nyanyi "happy birthday" dan anak-anak minta maaf ke saya. Hahaha. Akhirnya hari itu dengan IS 4 ditutup dengan pembagian cupcake dengan anak-anak semuanya. Thank you so much IS 4 :*

Begitu pulang sekolah, saya masih ada acara lain dengan anak-anak XK. Karena sang cupcakes masih bejibun, XK juga nggak ketinggalan ambil bagian. Setelah semua pada ngumpul, Clara, Catrul, Vero, Jojo, Nikita, Jesica, NatNat, Yunita, masuk ke kelas dan nyanyi "happy birthday" buat saya. Aw aw aw~ So speechless. Mereka membawa kado untuk saya dan menyuruh saya membuka dan itu adalah iPod Shuffle! Oh My God! Saya super duper senang! Terimakasih banyak kawan-kawan tercinta :* Kejutannya nggak berhenti sampe disitu karena tiba-tiba datang seorang cewek berponi rata yang wajahnya sudah sangat tak asing lagi bagi saya. NATISA FEBY BUDIARTA! Kawan lama XK yang lari meninggalkan Indonesia untuk tinggal di Australia *lebay* ngucur lagi deh air mata saya. Kangen sekali, Nat! Setelah melakukan ritual bagi cupcakes dengan anak XK dan foto-foto super hepi, saya akhirnya pulang..

Hari itu di sekolah jadi salah satu hari paling memorable saya selama di Sinlui..

To be continued..

Selasa, 14 Desember 2010

Typography



This is my first typography project! Woot! Not really good and neat, but i think that's not bad at all lah. I've been interested with typography since quite a long time. I made this for Social Class's 2010-2011 universal tee. It's gonna be a part of the tee. I'll upload the tee design soon after the tee has done of course *that's not surprising anymore if i uploaded it now, eventhough thats really simple and not that good* This typography design means that: you can be whatever you want in social class, there are more open jobs for you, because nowadays people are seeking for experienced people. In social, you experienced a lot of things and you're trained to be independent. That's what you need to be a success person :)

Minggu, 22 Agustus 2010

CAMP *SOCIAL* ROCK!

IPS hanya satu
adanya di sinlui satu
marilah kita bangga jadi IPS
-Hymn of social class, St. Louis 1 Catholic Senior High School

Social, what a perfect choice! Jadi beginilah, Aku telah kembali dari camping IPS. Sebuah kegiatan untuk anak-anak IPS supaya kami bisa jadi angkatan yang kompak dan lebih mengenal satu sama lain. What a fun outbond! Mulai dari tepung-tepungan, mainan koran, lumpur-lumpuran dan nyebur ke sungai super kotor dengan arus yang dueres gak karuan. But it was totally FUN!

Berangkat dan, kami semua naek trek sesuai kelas masing-masing, sepanjang perjalanan aku ngakak gara-gara si Ian super cacad! Ngetawain orang jatoh dari sepeda motor "Wee! ndas'e ucul ndas'e ucul!!" *selama perjalanan menuju pacet, ada 2 kecelakaan motor* Ngakak beneran! Ini beneran first time naek trek TNI. Sangar! Waktu pulang di trek, perjalanan 2 jam pacet-surabaya nggak kerasa sama sekali gara-gara Aku, Merlin, Aynie, Yulia, MET, Candy, Monica, Devi, Nila cerita-cerita tentang hantu-hantu. Satu tidur, dua tidur, tiga tidur, empat pura-pura tidur.. *Hiiiiiiiiii*

Tentang Sativa, tempatnya super PW! Ini tempat camp dengan penginapan super PW yang pernah aku ikuti. Kasurnya empuk, bantalnya juga, spreinya bersih. Temen seJOGLOnya juga seru-seru, meskipun buanyak buanget! Tapi beneran asik bisa satu JOGLO bareng Jaey, JeLi, MET, Niki, Jenica, Vero, Clara, Catrul, dan sekitar 40 cewek lainnya.

Selama kegiatan di sana, saya mengikuti dengan super hepi! *kecuali mulai misa sampe acara puncak tengah malem. Kebelet TIDUR boy!* Apalagi waktu tracking di sungai. Bener-bener menyenangkan! Sekarang aku jadi tau kok orang bisa mati kebawa arus, soalnya aku baru tau biarpun keliatannya kecil, tapi ternyata namanya arus itu deres banget! Mau jalan aja susah banget rasanya sampe keseret-seret. Bahkan, sepatu reebok saya yang masih bagus tanpa cela meskipun udah dari jaman kelas 2 SMP, solnya kanan kiri bisa copot waktu tracking saking deres dan berbatu-batunya sungai itu. Akhirnya, si reebok sekarang berakhir di tong sampah. Semoga kau tenang ya sepatuku..
Waktu api unggun juga seru! Mulai IS 1- IS 5 rebutan heboh-hebohan yel-yel dan talent show. Untung IS 4 punya Mario, Untung otak kita meskipun udah malem masih jalan, kami yang nggak punya persiapan buat talent show, dengan spontan langsung nyanyi di depan, meski aku nyadar itu guaring dan juayus banget, but at least kita maju dan berusaha kompak lah. *FYI, kita ngaku-ngaku udah mempersiapkan semuanya di depan panitia dan kelas lainnya kalo kita udah mempersiapkan semuanya, tapi sebenernya belum. Itu cuma kedok biar nggak malu-maluin. Hahaha* Begitu juga dengan slogan IPS. Kita nggak ada persiapan sama sekali, sekali lagi Mario menjadi penyelamat dengan memberi slogan spontan "IPS.. You can imagine yourself because you are Social. HUHA!". Itulah IPS, pinter ngeles tapi nggak cuma nggombes! ;)

Akibat dari berbasah-basahan selama 2 hari berturut-turut dan harus ngantri mandi kayak ngantri sembako *Namanya juga cewek, mandinya pasti lama, ditambah lagi dengan badan super kotor dan rambut ber'shampoo'kan tepung. Satu taon nungguin mereka selesai mandi!*, saya akhirnya masuk angin. Ya, masuk angin. Sampe waktu pulang saya *maaf* mencret-mencret sampe 7 kali. Untungnya begitu pulang sang Mama tercinta langsung dengan senang hati menawari saya untuk kerokan, sekarang sudah sedikit membaik lah, meskipun tetep aja perutku rasanya angin semua, darn! Semuanya jadi serba nggak enak.

Satu lagi kejadian unik waktu ikut camp, nggak tahu kenapa, waktu pulang dan pergi, kami selalu diguyur hujan, tapi anehnya, selama kegiatan berlangsung nggak pernah turun hujan. Mungkin angkatan kami memang IPS yang terberkati.. hahaha :p

Abis pulang dari camp, aku mampir kos Catrul bareng Clara dan Vero buat nunggu jemputan sambil berfoto-foto dan nggak jelas-nggak jelas ria. Hahaha. Here are some photos..

Penghinaan untuk villagers si sandal jepit super alay

Hindi Style ;)

Nonton Keong Racun Jojo Sintrul version *pose alami*

Btw, Sampe sekarang aku belum ngeluarin baju penuh lumpur dan baju basah kena air sungai super kotor dari koperku. Wew..

Song of the day: Not a very good liar - David Archuleta♥

Kamis, 25 Maret 2010

Adek penjual koran :)

-Thanks for giving me something little girl-

Malem itu hujan. Aku baru pulang dari latihan sekalian audisi HBS♥. Untung ada Ce Mewox yang selalu berbaik hati mengantarkan saya kalo latian di Tresor *Terima kasih banyak :D

Begitulah, sepanjang perjalanan, ditemeni lagu - lagu Black Eyed Peas dan hujan, aku terus - terus liat jalan. Surabaya at night. hehe. Tiba -tiba, waktu sampe di traffic light daerah Diponegoro, mataku gak bisa berhenti liat sesosok cewek. Masih kecil, mungkin sekitar 5 tahunan. Kurus, pake jas ujan warna merah, mungkin dibuat dari kresek. Tangannya kecil, tapi bawaan korannya masih banyak. Banyak banget malah! padahal itu udah malem. Sapa coba yang butuh koran malem - malem? Tapi, si adek tadi tetep jualan. Tanpa sandal, sendirian, cuma ditemeni koran. Si adek ini jalan dari mobil yang ada di ujung lampu merah sampe mobil - mobil yang antri di belakang. Nggak ada yang beli. Nggak satupun.
Lampu udah ganti ijo, dan mobil -mobil ninggalin adek itu sendirian. Muka anak itu hampa. Beneran! dengan muka hampa gitu dia balik ke tempat dia biasa nunggu lampu merah dan kembali jualan. Aku nggak tau kalo dagangannya pada gak laku, dia bakal diapain dan makan apa..

Tiba - tiba aku inget omonganku ke diriku waktu aku kecil "Kalo aku udah besar, bisa nyetir sendiri, aku janji mau ngasih sedekah terus ke siapapun yang lewat di jalan. Nggak peduli cuma sekedar uang 1000 atau roti, atau aqua gelas, pokoknya gak boleh nggak ngasih, harus ngasih!" Tapi semakin besarnya aku, kadang aku lupa janjiku sendiri. Kadang kasian juga, waktu mau ngasih, ehh~ sayanya duduk di kursi penumpang. Kan si orang - orang pinggir traffic light itu juga slalu kelilingnya di kursi sopir. Apalagi mobil saya kijang butut begitu, orang - orang pinggir traffic light kayaknyan udah mulai pilih - pilih. Kalo ada mobil bagus aja disamperin, kalo mobil jelek, wesewes.. bablas ae. Hahaha.

Tapi ya begitulah realita. Gak salah kata orang kalau tiap hari kita itu belajar. Aku juga belajar dari anak kecil tadi. Sekalipun masih kecil, lemah, dia bisa cari uang, berusaha ngehidupin dirinya, bahkan mungkin juga keluarganya. Mungkin emang takdirnya sekarang dia gitu, sapa tau besar nanti dia bisa jadi orang sukses. Toh semua dilihat bukan dari latar belakang, tapi dari talenta yang kita punya? Sekalipun dia gak bisa baca tulis mungkin, tapi dia pasti punya bakat yang lebih! yang punya nilai lebih dari sekedar PINTAR, CERDAS, that kinda things lah.

So, thanks adek penjual koran! Kamu ngajari aku gimana harus berusaha, gimana harus kuat, gimana harus nerima kenyataan, gimana caranya bersyukur! :) Sekalipun mungkin kamu gak baca blog ini, tapi dunia tau, dari bagian kecilnya, ada anak kecil yang SUPER kayak kamu. hahaha. Dan sekalipun buat berubah itu susah, tapi pelan-pelan saya pasti bisa jadi lebih baik. TIDAK BOLEH GAMPANG MENGELUH! itu yang penting. hahaha. Saya percaya kok dek, roda itu berputar, sekalipun kamu punya masa paling nggak enak, suatu saat kamu pasti punya masa yang jauh lebih enak. Percaya saja! ;)