Tampilkan postingan dengan label dream. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dream. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Oktober 2013

That XX

I feel so confused lately, with myself. I think all this time i've been doing something wrong, something pathetic. It is really bad and I think that I lost my old self.

I didn't know since when i became a fangirl. All I can remember is that i was so crazy about F4, about Vic Zhou. Then I started to like The Click Five, buys all of their cassettes. Kim Jeong Hoon, David Archuleta, Kyuhyun, SHINee, and Infinite follow after. I just want a normal life.

I thought after watching Infinite's concert last month, I could be better. I could see what reality is, and try to open up my eyes. But it turns that i could not move on. It is getting worse. I am getting more and more obsessed with them. The worst is.. I'm afraid of losing them. They are like parasite sticking all over my brain.

What I wanna say here is about Myungsoo's Dating Scandal. I am truly sad and disappointed to be honest. Even though I try so hard to let it go and open up my eyes more. I am sad because he is taken by someone I guess he don't deserves. The entertainment company denies the rumor, but i don't think so since the girl and Myungsoo himself did't continue to clarifies.

It doesn't matter who he dates, sooner or later he will also be somebody's. I will try to be happy if he's happy, but definitely not this girl. I am so frustrated waiting for Myungsoo to clarifies the rumor. I just hate that choco-holic girl. She's too fake to be true, to be honest. I don't like the way she dressed, her fake jawline, the way she makes things up like this. Why do this now? Infinite is just reach their top with their world tour and this rumor messed it up. If you really want to publicize your relationship, why do that in an inappropriate way? Do you know how many fans' heart broke? Let's say if she try to do in a proper way, maybe we could try to understand and let it go even our heart hurt so much. We just a fan. Someone who cheer and support our Idols behind.
we cry, when they cry..
we laugh, when they laugh..
we just a shadow to them..
and no matter how hard we chase, it is hard to catch them up..
they don't know each of us, but they know our presence..
that's why i keep believing that someday they could recognize me.


I feel like I am living in another life. With fluffy white clouds, blue skies and rainbow around me. At night, i could pick a star and write my wish there. I am falling to deep in my fantasy and too busy dreaming..
Is there somebody who could wake me up?

Rabu, 18 September 2013

September 18th

How should i say..
No matter how busy i am, blog has always been a good friend to me.

Everybody's changing.
I guess i have turned into a selfish person; my ego keeps getting bigger.
I believe there's nothing immortal in this world. Nothing last forever.
At the end everything will be gone,
Friends,
Family,
Lover,
They are all temporary.

That's why I've made a choice, while I am still alive I want to take care about myself,
think only about myself, my future.
I never know how long will i live, but i know,
I want to make my dreams come true.
I'm not a follower,
I follow my own heart and I decide mine.
That's why i've been trying so hard, even make me looks like a stranger to myself.
I have to collect every single penny i have,
Study with all i might, even i hate it so much like crazy,
Looking for every single kind of opportunity,
These dreams are too unstoppable.

I'm not good at talking to somebody since it's hard to trust someone.
Even your good friends sometimes talk about you behind your back..
They stick to someone better than you. Always.
Like walking on a path full of nails,
It hurts at first but slowly you are getting used to it.
Me too.

Too many things have changed.

Senin, 02 September 2013

OGSINA : The Showdown Pt. 1

Jejejejeeeeeng! Ini dia yang ditunggu-tunggu! The Showdown.

Jadi setelah ngantri di depan pintu masuk MEIS nggak terlalu lama. Kami akhirnya masuk ke venue. Semua orang pada lari-lari, mungkin mereka pada rebutan nyari tempat strategis buat festival ya. Aku sih nyantai aja lah wong VVIP numbered seat *wah wah wah* Dan di dalem sebelum masuk ke stage ada stand khusus official merchandise. Sempet-sempetin dulu deh foto di situ.

Abis gitu, kita masuk ke pintu masuk VVIP seat. Begitu masuk tangan kita di cap VVIP. Wah, berasa important banget sih emang. MEIS ternyata nggak segede yang aku bayangin. Dibandingin sama concert hall yang di Seoul sama Jepang ini termasuk dalam ukuran kecil. Dan yang lebih kaget lagi, SUMPAH STAGE NYA DEKET BUANGET! Mungkin cuma sekitar 5-6 meter dari tempat aku duduk. Atau mungkin lebih nggak tau lagi, soalnya dueket buanget! Dan.. hehe.. nggak mau dong menyianyiakan kesempatan buat foto deket panggung? Aku bener-bener nggak bisa bayangin liat myungsoo dari jarak segitu.

Tapi agak sedih juga sebenernya, konsernya kalo boleh jujur bisa dibilang cukup sepi.  Jadi takut Infinite nggak mau balik lagi gara-gara konsernya sepi. Tapi finger crossed aja ya, semoga mereka bisa liat antusiasme di Indonesia meski dengan jumlah Inspirit yang nggak seberapa. Number doesn't counts but our support might bring you back here! Festival luar nggak penuh. Tribun atas sama bawah juga banyak yang kosong. Kayaknya semua pada kumpul di festival dalem sama VVIP. Emang rame banget di sekitar situ. Tau kosong gitu, kita beli yang VVIP aja! Dan ada yang cerita kalo ada yang dari VVIP pindah ke festival segala! Aku juga mau!!!

Selama nunggu Infinite masuk, kita diputerin MV MV infinite. Ada beberapa staff dari Korea yang sempet cek kondisi panggung, kayaknya buat nentuin spot dance ato apa gitu deh. Dari jauh aku pikir itu Myungsoo, ah tapi mana mungkin. Myungsoo paling-paling juga masih make up. Selain itu, kondisi di dalam Fans-fans pada latihan fanchant, nyanyi bareng. Beberapa fanbase juga nyebar-nyebarin aneka macam banner. Jadinya bannerku beranak pinak di rumah. Seru pokoknya! Hahaha. Diputer sekali masih semangat semua.. diputer kedua kalinya "Walah.. kok diputer lagi.." Kurang lebih kayak gitu ekspresinya orang-orang. Sampe akhirnya udah jam 8 dan Inspirit semua udah pada teriak-teriak "INFINITE INFINITE INFINITE.." terussss.. Lampu-lampu udah mulai redup..

Jejeeeeng.. opening video diputer dan jantungku udah berasa meluap-luap. Pingin teriak sekenceng-kencengnya!! Mereka muterin Destiny MV Ver. A. Dilanjutin sama video lain dan disusul masuk sama dancer. Dancernya udah siap di posisi dan umm.. mereka sempat salah masuk. Mereka nari duluan baru musiknya nge play. Tapi mereka berhasil mengcover itu dengan cepat. Kanan kiri udah penuh sama teriakan dan begitu dancer selesai ngedance.. Layar terbuka dan OH MY GOD I CAN SEE THEM CLEARLY! Infinite bener-bener manusia dan mereka bergerak. Mereka nyanyiin Destiny buat lagu opening dan mataku nggak bisa lepas dari Myungsoo. Oh My God. It was the best moment of my life so far!

Hair style mereka hari itu bagus-bagus semua. Simple. Beda sama second invasion yang sedikit nggak karuan. Paling cinta sama Myungsoo soalnya rambutnya di poni. Tapi kayaknya dia kepanasan jadi sepanjang konser sering banget ngutak ngatik rambutnya, dinaik-naikin gitu. Melting guweh meltiiiing! :')

Sound di awal waktu mereka nyanyi destiny sempat sedikit kacau, cuma bisa langsung tekontrol dengan baik sampe akhir acara. Kalo mau ditulis semua, mungkin blog ini nggak bakal ada habisnya. Mereka semua nggak jauh beda sama yang diliat di youtube, MV, variety, dll. Pastinya lebih ganteng, tapi nggak jauh beda juga. Jadi untuk per member yang bisa saya simpulkan cuma seperti ini (seingat memori saya)

Sunggyu
Suaranya bagus banget. Senyumnya manis banget. Matanya sipit banget. Kalo keliatan dia lagi ceria seneng banget :') Bahasa inggris sama indonesianya juga.. 4 thumbs up!

Dongwoo
Siapapun yang pernah bilang dongwoo jelek, tarik omongan kalian! Kalo udah liat yang asli.. hiks.. lelaki mana yang bisa se ceria itu, sebaik itu, se hiper itu, keren banget pokoknya :')

Woohyun
Raja gombal, raja fan service, begitu senyum melting semua.. Woohyun amat sangat murah senyum. Lucu pokoknya ngeliatin dia terus, dia juga sering berdiri di tengah, makanya sering banget keliatan Woohyun :)

Hoya
Atletis, manly, super cool, badannya bagus banget. Duh pokoknya sesuai dengan yang kita lihat di TV dan Internet, di foto dan dimanapun. Super manly!

Sungyeol
Tinggi, Kurus. JAOH lebih ganteng daripada yang ada di media. Udah nggak item lagi, kulitnya sudah memutih, tapi agak sedikit kekurusan. Yeollie, ayo makan yang banyak.

Myungsoo
Nah, kalo yang ini saya bisa cerita banyak, soalnya sepanjang konser yang diperhatiin yang cuma orang ini. FLAWLESS. Mulus banget, bibirnya merah. kulitnya putih bersih. Tinggi ideal, badan ideal, muka nggak usah di tanya.. jauh di atas indah. Waktu senyum dimple nya nggak nahan. Matanya bagus banget. Agak freaky, jahil banget suka cari gara-gara sama Yeol. Hobi melet-melet sama mainan rambut. Bolak-balik ngacak-acak rambutnya sendiri. Suka melakukan hal-hal yang bodoh terus ngerasa malu sendiri. That's why i like him soooooooo much :'D

Sungjong
Kurus banget. Kulitnya bagus banget, flawless juga. Cantik, elegan. Ngeliat sungjong kayak ngeliat orang-orang perancis jama dulu yang elit-elit gitu. Sumpah elegan banget si Sungjong. Kalem-kalem gitu :)

Oh oh oh! Dan yan bikin nggak nyangka sampe terharu adalah. Mereka full ngomong bahasa Inggris + Indonesia. Sedikit banget ngomong pake bahasa koreanya. Sumpah terharu banget, mereka pasti latihan keras untuk itu semua. Meskipun nggak semuanya bisa bicara dengan lancar, tapi appreciate banget sama usaha mereka. Yang paling bagus ngomong inggrisnya menurutku Gyu, Dongwoo sama Sungyeol. Kalo Hoya sebenernya vocabnya bagus, maksudnya juga jelas cuma pronounce nya yang agak bermasalah. Kalo si Sungjong masih kental banget Engrish nya. Hahaha. Woohyun L? Mereka yang paling sering ngomong korea. Si Myungsoo sih hemat ngomong lebih tepatnya, cuma tebar senyuman yang bikin aku melting dan cuma bisa gemes gigit bibir. Kalo Woohyun keliatannya emang masih kurang pede ngomong inggrisnya. Tapi, sumpah seneng banget. They really put a lot of effort to it!!

Terus suka banget waktu opening mereka full ngomong Indonesia. "Selamat malam, kami dari Infinite" terus mereka kenalan satu-satu. AH GILA MELTING BANGET. BAHAGIA TINGKAT DEWA. Abis gitu mereka mulai ngoceh-ngoceh..
Dongwoo : "We are meant to be here with you"
Sunggyu : "Hi everyone! I miss you! Sudah lama tidak bertemu. We are going to speak different language tonight special for you"
Woohyun : "Kalian tidak berubah, sama sekali masih cantik!"
Hoya : "We visited Jakarta last March, I was just sad because we stayed for such a short time then. But now, we are here again with Infinite One Great Step 2013. YEAH. I'm so glad to be here what about you? We will make tonight unforgettable. More exciting stages are coming to you"
Gila, gimana bahagianya aku nggak bisa digambarin dengan kata-kata macem gini aja :") Mereka fan servicenya super banter. They really know how to make fangirls happy.

Mereka masih banyak ngucapin frasa-frasa singkat kayak "Aku cinta kamu; mau jadi pacar aku; Mantap; sedih sekali" pokoknya super gombal. Tapi biarpun gombal tetep aja! Duh.. cinta banget! Yang paling lucu Sungyeol, mungkin dia nyadar kali ya kalo ada beberapa member yang ngomongnya nggak terlalu jelas, jadinya waktu mestinya dapat response dari fans, fans nggak ngerespon apapun karena nggak ngerti apa yang mereka omongin. Di saat kayak gitu Yeol selalu bilang "Aku cinta kalian". Hahahaha, Sumpah adorable banget Yeollie!

Mereka keliatan in a good mood semua malem itu. Myungsoo yang paling jahil, sukanya buka-buka baju member lain. Woohyun sama Yeol yang paling sering dikerjain. Myungyeol moment juga banyak banget. Sampe tinju-tinjuan segala. Woohyun sama Yeol juga paling banter fan service nya. BERUNTUNG BANGET YANG DI FESTIVAL DAPET SELCANYA WOOHYUN SAMA YEOL. Terus, myungsoo juga ngambilin bunga-bunga dari fans-fans di pinggir , terus bunganya di kasih ke Yeol, tapi sama Yeol di tolak. Hahaha. Gila aja kalo kamu kasih ke aku nggak mungkin aku tolak L ! Hahaha.

Apa lagi ya.. hmm. Dongwoo juga sempet ngerjain Hoya. Pas lagu apa gitu aku lupa, pokoknya dia nyelipin sesuatu ke rambut hoya terus nyanyi sambil ngakak-ngakak. Best moment itu pas nyanyi pelangi-pelangi. Alamak, semua member ikutan nyanyi dan Woohyun keliatan yang paling girang. Dongwoo juga.. seneng banget bisa liat mereka ketawa kayak gitu semua. Best moment lainnya *ehem* PARADISE. hahaha. Maaf kalo jadi pervert gini, tapi sumpah paradise itu super sekseh!! Hahaha. Mereka nari-nari siluet gitu waktu intro lagu, bagus banget pokoknya. Indah sekali :")

Buat solo performance dimulai sama DJ Yeol and Jong. Mereka nge DJ gitu terus bawain lagu "1/3". Hahaha. Untung bukan trouble maker lagi. Bisa gila. Abis gitu dilanjutin sama Infinite H. SUMPAH! Dancenya keren pake banget! duh sumpah pingin ngiler liatnya. Terus si Myungsoo nyanyi Love U Like U. Dalam hati aku teriak-teriak "Ajak aku naik ke panggung nyanyi bareng kamu! Ato paling nggak biarin aku jadi boneka beruang itu!". Boneka beruangnya disayang-sayang sama si Myungsoo. Baru kali ini lo aku jealous sama boneka beruang -__- Abis myungsoo, lanjut solo stage nya Woohyun. Dia bawain lagu ciptaannya sendiri "Beautiful". Hahaha. Waktu perkenalan dia juga ngenalin dirinya sebagai "Genius Composer". Lagunya di remake musiknya, bagus banget! Terus ada lucky fan yang dapet cincin sama bunga dari dia. Lagi-lagi di festival. IRI BANGET! Solo ditutup sama 60 seconds nya Sunggyu. Dia nyanyi live tapi nggak beda sama recording, alias suara aslinya emang bagus banget :")

-continued-

OGSINA : The Venue

Karena jarak dari hotel ke MEIS nggak terlalu jauh, sekitar jam setengah 4 kita berangkat ke MEIS dari arah gunung sahari-mangga dua. Untungnya waktu itu jalanan nggak terlalu macet kayak waktu berangkat, jadi sekitar jam setengah 5 kami udah nyampe di venue.

Masuk ancol waktu itu dikenain biaya Rp 17.500 per kepala, jadi buat yang emang berencana ngehemat mungkin bisa turun di depan sebelum loket terus jalan dan nyari shelter bus wara-wiri. Dulu aku pernah baca kalo itu bisa nganterin kita sampe ke MEIS juga.

Gila, ternyata MEIS itu dalem banget lokasinya. MEIS sendiri sebenernya bukan bangunan yang berdiri sendiri, tapi ada di dalem Ancol Beach City, sebuah mall yang 60% nya masih kosong semua. Yang keisi paling cuma makanan doang. Sama beberapa toko.

Di luar venue banyak banget yang jualan merchandise. Baju, topi, sticker, gelang, kipas, lightstick, semua ada lengkap! Tapi temenku pernah bilang sih, kalo mau beli gitu-gitu mending beli waktu konser udah selesai soalnya pada banting harga. Aku sendiri nggak sempat liat-liat soalnya waktu itu kondisinya lagi crowded banget dan karena udah hampir waktunya lokasi penukaran tiket tutup akhirnya kita langsung masuk aja dan nyari tempat tuker tiket itu.

Tempat penukaran tiketnya agak jauh, di belakang deket supermarket. Sepanjang jalan banyak banget calo-calo yang nawar mau beli tiket. Serem jujur aja! Tapi untung mereka nggak sampe yang maksa gimana gitu, tapi yah.. tetep aja serem!

Abis selesai nuker tiket, kita masuk kembali ke dalam mall. Ternyata bukan cuma orang Indonesia aja yang nonton, yang dari luar negeri juga banyak. Yang pake id card press juga berkeliaran di mana-mana. Nggak tau deh itu dari press mana aja, pokoknya buanyak buanget. Begitu sampe di dalem, karena nasib nggak punya lightstick akhirnya kami beli lightstick yang katanya sih official. Modelnya emang official cuma ada beda dikit. Tapi nggak apa, asal ada tanda tangan kakang Myungsoo di dalemnya :')

Abis beli lightstick rencananya kita mau makan, tapi restoran di lantai 1 FULL. Bener-bener penuh, nggak bisa makan. Dari pada kelamaan akhirnya kami ke lantai 2 langsung buat sekalian ngasih kado di gift corner. Waktu naik juga nggak bisa sembarangan naik, semua escalator dijaga sama security. Penonton diarahkan ke tangga besar di luar buat tempat antri konser, gift corner, media, dll. Pas sampe di lantai 2 dan nunjukin tiket konser kita ke sekuriti, kita langsung tanya-tanya crew dimana lokasi gift cornernya. ALANGKAH KAGETNYA!! Pas mereka bilang *logat Jakarta* "Tadi sih ada di sebelah situ deketnya media, cuma kayaknya udah tutup deh, soalnya tadi dipindah gitu. Coba tanya crew di sana yang sebelahnya meja press itu deh.." Hah gila, kaget setengah mati udah mau nangis. Padahal di twitter promotornya aku masih inget betul mereka bilang tutup gift corner jam 6 sore waktu open gate. Dan ini masih setengah 5 sore!!

"Apa kadonya udah kebanyakan ya?"
"Apa nanti dibuang?"
"Apa Infinitenya udah nggak mau nerima lagi?"

Pikiran-pikiran macem gitu lewat di kepalaku. Dengan sedikit lari-lari gopoh aku ke meja press yang dimaksud dan kurang lebih beginilah percakapan guweh dengan penjaga di sana,
P : "Misi mbak mau nanya, gift corner ada di sebelah mana ya?"
Mbak : *ngeliatin mas-mas*
Mas 1 : "Oh, tadi sih di sebelah situ deketnya media, tapi udah di tutup.."
P&A : "HAHHH??? Udah ditutup?? Kok bisa??"
Mas 1 : "Iya.. udah ditutup.."
P : "Yah mas,, tolong banget yang ini dimasukkin bikinnya susah banget masak dibawa pulang lagi gitu aja.." *mata berkaca-kaca*
Mas 1 : *Liat-liatan sama Mas 2 sama si Mbak yang tadi* "Ya udah deh taroh sini aja.."
P&A : "Hah.. aduh.. makasih banyak ya mas.. makasih banget!!"
Mas 2 : "Kado buat sapa nih?"
P&A : *barengan* "L !!!"
Mas 2 : "L?" *bikin huruf L pake telunjuk dan jempolnya terus ngeliatin jarinya sendiri*

Begitulah kurang lebih yang terjadi. Tapi aku agak ragu juga, soalnya kadoku nggak digabung sama kado yang lain, tapi ditaruh di bawah meja. Gila aja ya kalo sampe nggak dikasih, nangis beneran aku. Semoga aja deh dikasih. Barusan si promotornya ngetweet katanya kadonya udah di kasih ke Infinite semua. Tapi ya sapa yang tau? Aku cuma bisa berdoa dan berharap aja. Ada juga rumor yang bilang kalo kadonya itu bakal di sortir sama pihak manajemen infinite. Nah terus yang nggak diterima dikemanain dong? masa dibuang? Kan kasian juga kalo ada yang buat handmade-handmade gitu. Jahat banget kesannya ㅠㅠ

Abis ngasih tuh kado, karena kami belom makan siang, kami akhirnya makan di satu-satunya restoran di lantai 2 ABC. Ruti Gembul namanya. Gila ya, baru selesai makan ruang tunggu antriannya udah puenuh buanget bahkan pintu ke area antrian juga harus ditutup. Kita juga bingung akhirnya mau nunggu antrian di yang mana, soalnya udah kayak uler beneran nggak jelas mana yang ujung mana yang ujung lainnya.

Akhirnya kami duduk di pojokan sebelah kanan deket pintu masuk. Di situ nunggu cukup lama juga, yang pake fast track udah pada masuk. Ada eonni-eonni Korea kayaknya sih orang fansite, mereka juga pake fast track. Yang nggak disangka adalah, aku pikir begitu dapet fast track ya langsung masuk gitu aja ke dalam venue, ternyata mereka masih harus ngantri lagi di atas deket pintu masuk. Ya elah..

Nggak lama setelah fast track masuk, kurang lebih ada jeda 30 menit sebelum pemegang tiket reguler masuk. Selama 30 menit itu nggak tau ada apa pokoknya mereka pemegang fast track yang udah naik ke lantai 3 duluan pada lari-lari dan teriak-teriak. Yang dibawah pegang tiket reguler cuma bisa ngeliatin sambil ngenes penasaran gitu "Ada apaan emang lari-lari semua?" Mana sekuritinya galak-galak lagi. Nggak galak sih, cuma kalo ngomong keras banget. Sumpah dia ngomong biasa sama ngomong pake toa nggak ada bedanya, keras banget! Kita di suruh duduk gitu "Yang berdiri gendut" gitu katanya, ya elah pak -__-

Setelah 30 menit menunggu, aku beruntung banget ngantri di tempat yang tepat! Baris aku ngantri naik ke lantai 3 duluan. Yang bikin bete adalah BARANG BAWAAN NGGAK DI CEK! BUSET GILAAA!!! Tau gitu aku bawa digiCam ku!! Sial banget pokoknya, mana kamera BB gemini cuma bisa foto sinar kayak gitu lagi. Jadi pas konser nggak ada 1 pun moment yang kefoto. Padahal sengaja udah ngosongin memori HP. Tapi nggak satupun dapet fotonya. Hiks.. Next time sumpah kalo infinite dateng lagi beneran deh nggak peduli aku bakal tetep bawa kamera. Gila aja sedih banget.. sampe sekarang diinget-inget tetep sedih.. Kan nggak ada foto Myungsoo hasil jepretanku yang bisa masuk instagram. hiks!! WAE??

Karena aku belom pernah nonton konser sebelumnya, untuk antrian konser Infinite ini termasuk yang rapi banget. Soalnya nggak ada kejadian dorong mendorong. Aku nggak pernah tau sih kalo ada kejadian macem gitu, tapi syukur deh kalo emang ini rapi.

Selesai konser, sumpah mini market di bawah semua super rame orang pada beli minum. Emang haus juga sih setelah teriak-teriak 3 jam. Dan setelah beli minum aku langsung balik ke hotel, tapi sebelumnya aku sempetin beli merchandise official. Aku cuma beli kipas, pingin sih beli T-shirt officialnya cuma.. hiks.. jangan deh, hedonisme juga bukan hal yang baik kan :')

Kalo kalian bingung masalah transport, ternyata selepas konser, di MEIS nggak se-sepi yang aku kira. Macet malah iya! Tapi di sana aku nggak menemukan keberadaan taksi "burung biru". Yah, secara kalo mau dibilang dari segi keamanan dan terjamin, taksi itu yang paling terjamin. Tapi kalo kita jalan agak keluar dikit, di situ banyak taksi yang mangkal sih. Cuma ya gitu, taksi abal-abal dan kurang meyakinkan. Sempet ngeri juga waktu mereka manggil-manggil "Xiao jie.. taksi xiao jie?" idih.. serem! Nggak kebayang kalo malam itu nggak bisa dapet si burung biru, mungkin bisa-bisa nangis-nangis minta tumpangan sama infinite kali ya. Hahaha :p

Tips:

  • Make a lot of friends! Sambil nunggu antrian nggak ada salahnya untuk cari kenalan sesama fans.
  • Patuhi peraturan yang udah dikasih promotor *sebisa mungkin* tapi kalo ujung-ujungnya nanti jadi nyesel kayak aku gara-gara tau kalo bawa kamera nggak ketahuan yah.. pilihan sih.. Tapi mestinya biar adil semua ya jangan lah. Don't harm your own idol!
  • Bawa minum, camilan selagi nunggu. Kipas juga perlu, panas banget soalnya di sana.
  • Jangan takut untuk bertanya kepada siapapun tentang apapun, daripada nanti sesat sendiri waktu di sana.
  • Hati-hati dengan transport. Kalo waktu selesai nonton konser di venue nggak ada taksi, daripada naik yang abal-abal dan nggak jelas asal-usulnya, coba telepon taksi yang aman. Aku saranin ya si "burung biru" itu tadi. Sebelum berangkat, pastikan catat nomor telepon pangkalannya. Perjalanan aman, hatipun senang :D
  • Siapkan hati dan pikiran buat nonton!



OGSINA : The Preparation

Waktu tau kalo si promotor buka Gift Corner waktu konser nanti, aku super excited. Siapa coba fans yang nggak pingin kado pemberiannya diinget bahkan dipake sama Idol mereka? Ah akhirnya aku mutusin buat ngasih sesuatu yang camera-related buat si Myungsoo, secara dia cinta banget sama kamera dan warna hitam.

Aku punya beberapa option awalnya. Mug lensa kamera, Speaker bentuk lensa kamera, sama Flashdisk bentuk camera DSLR. Browsing browsing browsing.. nggak tau kenapa tiba-tiba aku pingin ngecek di twitter kalo-kalo ada fans lain yang mau kasi kado yang sama. Bener aja, banyak banget yang mau kasih Myungsoo kado gelas lensa kamera itu. Batal sudah rencanaku. Nggak mau dong kadonya kembaran sama orang lain? Si speaker kamera itu juga nggak jadi, ehm.. karena made in China. Nah, we all know.. nggak semua barang Made in China itu bagus. Nggak mau juga dong kalo udah ngado tiba-tiba nggak bisa dipake? Apalagi itu belinya online, nggak bisa langsung dicoba. Option terakhir, flashdisk. Nah, kadang aku mikir juga flashdisk buat apa.. kalo ada yang pernah ngasih kado yang sama gimana? Akhirnya semua option kado itu batal.

Aku juga sempet nyari kado Guitar-related. Myungsoo juga jago main gitar, tapi kalo mau ngasih dia gitar bisa ketawa perut gueh.. Hahaha. Uang darimana? Aku mikir mau ngasih dia pick yang custom made. Tapi setelah browsing, fans di Korea ternyata udah pernah ngasih Myungsoo pick juga. Jadilah batal semua rencana saya..

Tapi Tuhan itu baik kok teman-teman, dia membuka banyak jalan dan jawaban. Aku akhirnya menemukan kado yang tepat! Strap Kamera! Nah, strap kamera kan penting juga untuk pecinta kamera. Buat menambah kesan kalo itu dari fans Indonesia, aku sengaja beli strap kamera yang ada motif batiknya. Pastinya aku milih yang warna item. Selain itu kenapa strap kamera? Soalnya aku pikir kecil kemungkinannya buat orang mau ngasih kado yang sama.

Selain itu aku juga mempersiapkan kado spesial. My own version of L's Bravo Viewtiful yang aku kasih judul "Artsypo's One Great Journey".  Sebenernya One Great Journey diadaptasi dari One Great Step dan Journey. Jadi buku ini nyeritain perjalanan aku dari Surabaya sampe Jakarta demi ketemu Infinite. Aku bikin semirip mungkin. Buat gantiin DVD makingnya, aku bikin video destiny project sama ngover lagu-lagu mereka. Ngarepnya sih supaya nanti suatu saat tiba-tiba ada keajaiban terus dipanggil buat nyanyi bareng Infinite ato gimana gitu *Mimpi banget!* hahaha. Tapi sapa tau juga ya, no one can expect luck! Di halaman terakhir-terakhir aku juga nulis surat buat bos Jungyeop, semua member Infinite sama manager-managernya. Intinya, aku ngucapin terima kasih buat mereka.

Buat foto-foto nya aku pake kamera polaroid. Nggak perlu repot-repot nyetak. Karena aku sendiri nggak punya polaroid, akhirnya aku minjem dari Kenji. Thank you Ken udah mau minjemin! ;")

Bikin itu semua nggak gampang, soalnya aku punya tanggung jawab buat panitia kegiatan di kampus. Alhasil, beberapa hari menjelang hari H konser jam tidur ku berkurang dan H-1 aku sakit. Ya, sakit. Kecapekan, masuk angin dan badan panas dingin. Aku cuma bisa berdoa "Ya Tuhan ambil sakitku sekarang, supaya besok aku bisa pergi". Meskipun sakit, aku tetep berusaha nyelesaiin semua yang belum terselesaikan. Untungnya selesai!

Tapi akankah kadonya sampe? baca di sini.

Aku juga seneng banget bisa ikut donasi yang dibikin sama fanbase di Indonesia. Jadi aku itu donasi untuk pembelian T-shirt dan bonus hand banner buat nanti diangkat angkat waktu hari H, waktu Infinite nyanyi "Man in Love" sama encore stage "With.."  Nah, selain itu, aku juga bikin handmade banner yang tulisannya "KMSL 여기 보세요!" yang artinya "KMSL (Kim MyungSoo L) Lihat ke sini!"

Hmm.. terus preparation lain apa lagi ya.. Oh ya! waktu itu juga sempet bingung cari lightstick official soalnya si promotor dadakan ngomong kalo dari pihak Infinitenya nggak jual lightstick official di venue. Padahal itu H-4 kalo nggak salah. Kalang kabut juga.. Untung di venue banyak yang jual, meskipun lebih mahal juga ㅠㅠ

Terus, banyak banget cost yang kebuang buat semua preparation ini, termasuk polaroid-polaroid gagal. OMG. Serius, 1 foto 7000 rupiah, paling aku udah ngilangin sekitar 56000-70000. Belom lagi buat kertas kado nggak kepake, inilah itulah.. tapi buat L apa sih yang nggak :")

Tips:

  • Sebelum cari kado, pastikan sesuai dengan barang-barang kesukaan idolamu (PASTI LAH!)
  • Jangan cari kado yang pasaran. Kalo aku nih ya, mendingan lebih mahal daripada murah tapi banyak yang ngembarin.
  • Buat kadomu eye catching dan semenarik mungkin. Tunjukkan kalo kamu emang bener-bener usaha untuk nunjukin support kamu ke mereka.
  • Prepare for the worse. Siap-siap membuang cost banyak untuk bikin kado.
  • Bikin kado pake cinta. HARUS!
  • Support donasi-donasi dari fanbase! Saling mendukung satu sama lain, supaya konser nggak berkesan buat penonton aja, tapi buat si artis juga. Mau dong kalo mereka sering-sering balik ke negara kamu ;;)

OGSINA : The Story Behind

Jadi inilah awal kisahnya, waktu lagi bantu-bantu papa jaga toko, tiba-tiba temen aku dari Jakarta BBM. Dia tau aku suka Infinite, jadinya dia ngasih kabar ke aku kalo Infinite bakal masukin Indonesia jadi salah satu lokasi world tournya. Awalnya nggak percaya, tapi sama temenku tweet dari Woollim sendiri di screen caps. Jadilah saya menggalau ria hari itu.. Super galau, super stress, super hepi, super sedih, campur aduk!

Waktu tau seating plan dan ticket pricenya, aku langsung mutusin kalo aku mau berangkat! Ini adalah ke 4 kalinya artis Idola aku dateng ke Indonesia. Pertama, David Archuleta. Nggak bisa nonton. SMTOWN juga mau liat SHINee nggak bisa. Music bank juga, ada SHINee sama Infinite nggak bisa nonton. Akhirnya, aku nekat kali ini. Masa mau terus-terusan galau gara-gara nggak bisa nonton konser? Pulang dari toko aku langsung bikin rencana yang aku kasih nama "Jakarta Getaway".

Mulai dari nyari hotel, nyari transport semua aku udah perhitungin. Bahkan aku juga udah baca-baca blog orang yang pernah nonton konser di MEIS. Thank you banget semuanya! Ini sangat membantu. Makanya aku juga mau bikin hal yang sama, supaya nanti next time kalo ada yang pingin nonton konser, pertama kalinya juga, setidaknya bisa tau kondisi di sana seperti apa.

Awalnya aku pingin berangkat naik kereta, yah.. secara aku nggak pernah naik kereta api. Tapi rencana tinggal rencana. Sampe hari H penjualan tiket 15 Juli 2013, aku masih belum berani minta ijin sama Papa Mama. Pesimis. Banget. Secara aku nggak pernah travelling sendirian, apalagi buat nonton konser. Aku udah nyoba kasi sinyal ke Mama kalo aku pengen bicara sesuatu, tapi tetep aja nggak ngeh. Sampe akhirnya 15 Juli malam, aku memberanikan diri bilang ke Mama kalo aku pingin nonton konser Infinite sendirian. Mama langsung oke-oke aja "Daripada kamu kayak orang gila di depan laptop," Katanya. Tapi Mama bilang gimana-gimana harus cerita sama Papa juga.

Untungnya, selama itu aku dibantuin adekku sebagai tempat curhat. Kalo lagi galau, pasti aku cerita ke adekku. Biarpun dia masih kecil, at least, bisa cerita sama dia bikin perasaan sedikit lebih enteng.

Minta ijin ke Papaku adalah hal yang hampir mustahil. Papaku orang yang super protektif, apalagi aku satu-satunya anak cewek. Mau ngomong itu lo berat banget rasanya.. akhirnya aku cuma nunggu waktu yang tepat. Aku nunggu Mama ambil start, baru nanti aku ngomong kelanjutannya.

Besoknya, adekku tiba-tiba bilang sama aku, "Ce, tadi Mama udah bilang sama Papa kamu mau ke Jakarta. Sama Papa nggak boleh."

DUARRRRR!!!

Air mata ini udah nggak bisa aku tahan. Berapa kalipun aku nyoba buat nggak nangis, air mata ini keluar terus. Malu juga diliat banyak orang, soalnya pas itu aku jaga toko. Aku merasa mimpi yang udah aku susun tinggi banget tiba-tiba dihancurin gitu aja. "Nggak boleh, ngapain sih liatin artis-artis Korea gitu??" begitu pikirku. Sepanjang perjalanan aku nangis, sampe akhirnya Mamaku bilang kalo aku ternyata salah tangkep. Papaku cuma khawatir kok aku berani mau pergi sendirian, coba kalo ada temennya ya kalo mau pergi pergi aja.

Disitu aku stress banget, awalnya aku mau ngajak temenku yang juga suka Infinite, Lingke. Tapi sayangnya dia udah balik kuliah di Aussie jadi nggak bisa nonton bareng. Sempet juga cari-cari di twitter, tapi aku nggak gampang "nyari koneksi" sama orang lain. Kalo ditipu gimana? Kalo dia tukang nyolong gimana? Kalo dia nggak serius nonton? Nah loh..

Malamnya aku curhat sama Mama sama Adekku lagi, mereka juga kayaknya nggak rela banget ngeliat aku sedih terus kayak gini. Tapi Mamaku selalu bilang kalo aku mau sesuatu aku harus berani bilang sendiri..

Tiba-tiba waktu cerita-cerita sambil Youtube-ing ada inbox di tempat aku. "Halo, kamu arek UKP juga ya? mau nonton OGS juga?". Aku langsung bilang ke Mamaku, "Ma, mungkin aku bener-bener ditakdirkan buat nonton!!!! Ini ada anak UKP juga mau nonton!". Oh My God! dia satu kampus sama aku! Langsung aku putuskan untuk ngomong ke Papaku malam itu dengan sangat detail dan hati-hati. Akhirnya.. Ijin aku kantongi dan HALLELUYA!! AKU BERANGKAT!! TERIMA KASIH BANYAK TUHAN!

Setelah ngurus ini itu, akhirnya aku tinggal menunggu hari. Excited? Pasti. Banget! Nggak disangka cuma dalam hitungan hari aku bisa ketemu Infinite. Liat Myungsoo dari deket!

Oh ya, awalnya aku pingin beli tiket festival. Selain murah, kalo hoki bisa deket banget sama artisnya. Tapi akhirnya aku beli yang VVIP. Kenapa? Ini konser pertama aku dan temenku itu. Takutnya kalo festival nanti desek-desekan, dorong-dorongan. Untuk permulaan, VVIP dulu boleh lah. Tapi pada hari H kami akhirnya sedikit menyesal. Kenapa? Baca di sini!

Tips:

  • Pastikan mengantongi ijin orang tua sebelum nonton konser. Ijin itu sangat penting teman-teman, nggak enak kan kalo pergi tapi harus ngeboongin orang tua?
  • Cari temen, kalo emang rencana nonton sendiri. Jangan nonton sendiri deh. Nggak enak, percaya! Setelah aku nonton baru kerasa bersyukur kalo akhirnya aku nggak jadi nonton sendiri.
  • Bukannya nggak percayaan, tapi cek identitas siapapun yang mau ngajak barengan nonton. Self Awareness itu perlu! Kalo udah terjamin orang baik-baik, kan lebih enak nontonnya.
  • Cek hotel, akomodasi, lokasi konser juga blog-blog orang yang pernah nonton konser K-Pop atau semacamnya. Gimana experience mereka, dan sebagainya. Tanya-tanya juga mungkin kalo ada temen yang sebelumnya pernah nonton konser.
  • Cek promotornya juga. Jangan sampe ketipu promotor abal-abal.
  • Berdoa! Berdoa semoga konser nggak batal! Hahaha.http://matterofthoughts.blogspot.com/2013/09/ogsina-showdown-pt-1.html

Jumat, 02 Agustus 2013

August 2nd.

Feels so random ya. Saya senang sekali waktu tau kalo ternyata blog saya yang saya pikir udah karatan dan jamuran ini masih ada yang "nyambangin" satu dua orang. Thanks to Catrul! dan siapapun kamu di sana yang sering mampir ke sini. Yah, aku tau mungkin post-post ku kurang menarik akhir-akhir ini. I have no intentions to write something, anything.

It's August already! Terlalu cepat buat mengakhiri tahun 2013. Sekitar 4 bulan lagi tahun ini sudah berakhir dan ini semua terlalu cepet. Banget. Mungkin aku udah terlalu banyak menyia-nyiakan waktu. Banyak rencana yang disusun tetapi cuma sedikit yang direalisasikan. Diet? jelas gagal. Cari uang sendiri? super gagal. Naikin IP dan lebih rajin? gagal juga. Nyanyi bareng Key? HENTIKAN SAYA MAU NANGIS!!

Tapi dibalik semua kegagalan ada sebuah keberhasilan. Keberhasilan yang mungkin buat sebagian orang hanya merupakan hal idiot yang dilakukan seseorang yang bahkan tidak bisa membedakan realita dan khayalan. Ehem.. tarik nafas dulu.. OKE..

SAYA NONTON KONSER INFINITE 31 AGUSTUS NANTI DI MEIS, JAKARTA LIAT L SECARA NYATA!!!

Halooooo?? Semua orang harus tau! Shit girls say: "FYI yah, guweh bisa nonton ini gak gampang tao ga? Ngomong sama bokap nyokap tuh gila bangedh." OH MAMA AKU TAK PERCAYA INI SEMUA TERJADI PADAKU. Akhirnya setelah galau berkepanjangan, aku memutuskan untuk memilih. Aku memilih untuk memberanikan diri bicara, aku memilih mewujudkan mimpiku meski cuma bisa liat dari jauh, aku memilih nonton meskipun harus menguras sedikit tabunganku buat nanti magang di Korea. Mungkin aku nggak berpikir panjang tapi apapun pilihanku nggak akan bikin aku nyesel. PASTI!

Semakin lama aku semakin sadar kalo hidup ini benar-benar pilihan. Konsep opportunity cost dalam ekonomi mikro maupun makro itu memang riil adanya. Untuk membuat suatu pilihan besar, ada pilihan besar lain yang harus dikorbankan. Kita memang tidak selalu bisa mendapatkan semua yang diinginkan, tapi setidaknya kita bisa mencari cara dan percaya untuk bisa mewujudkannya.

D-29 and counting.
When hope is here, faith remains.

Selasa, 09 Juli 2013

Spill of tears: Reply

Some says, once you K-Pop you’ll never stop. I guess that’s true. After day by day passed with K-Pop songs, i tried K-drama. Ah, how i wish my life was like K-drama.. I don’t know how could people who work in Korean film industry create such an addictive stories. Most of K-dramas are all worth your laughter and tears. K-dramas impressed me in many ways, let’s say Princess hours, To the beautiful you, Rooftop Prince, Boys over flowers which are some of thousands K-dramas masterpiece.

But, this drama i;m going to talk about is different with the other. Reply 1997. To be honest, the first few episodes i was slighty bored with the story, but as it goes on it is getting more and more interesting. A part i love the most is how SiWon struggle with his fangirl feelings towards H.O.T. I feel like i found another me there, and i feel normal. Because of that drama, i was also started to attracted with Hoya which from Infinite. Not only me, but yeah.. one of my friends too.

Then, i started to look after Infinite. Many people compared Infinite and SHINee in terms of “The best dance group” and i just don’t know why i keep fall in love with “best-dance” Idols. Coincidence? But, let’s just say that Infinite and SHINee is different. For me, SHINee’s dance are hard to follow. No need to ask, SM definitely hired some best of the best dancer out there like Rino Nakasone and Tony Testa for SHINee. Infinite on the other hand, their dance are unique so do their music. Infinite’s dance are not quite hard to follow, but what makes it awesome is that they doing it 99% synchronized. Like yeah, it’s awesome!

Kim MyungSoo a.k.a L, the visual of Infinite really caught my eyes. To be honest, he’s not that good in singing, neither dancing. When you look at his predebut photos, he’s not that handsome. But there’s something in him.. it keeps shining. That’s why i can’t take my eyes of him. I don’t like L, i like Myungsoo better. I really love how dorky he is. Whereas L always did cool and appealing stuffs, Myungsoo on the other side is just a nice guy in his own weird world. He’s really good in acting. Everytime he sings solo whether for concerts or dramas I always feel touched by it, I feel like he works really hard and try to improve a lot.

From L and Hoya, i explore more about Infinite. How i see Dongwoo who’s getting better and better looking everytime, how funny Sungyeol is, how pretty Sungjong is,  how annoying but at the same time pity leader Gyu is, how flirty and lovely Woohyun is. They are just 7 different guys who make a great combination in a team. More over, i love how Infinite getting closer with SHINee, like Woohyun and Key friendship, Onew and Sunggyu 89 leader line, Minho and L, both visuals who often filming together and how both Maknae Taemin and Sungjong look so pretty when they are cross-dressing. Ah, my SHINfinite feelings :’D

I couldn’t say anything much about these Idols i wrote in this whole story, because i haven’t met them yet.
Everyday i hope i will someday.. but maybe not today..

To be continued..

Sabtu, 06 Juli 2013

Spill of tears: Karma

Back to 2009, i started to listened to a new genre of music. Korean pop, best known as K-pop. At that time, not many idol groups debuted. Not as much as now. Super Junior suddenly came with “Sorry sorry”. The do-do-do song (DO DO DO note until the whole chorus) surely attract me. The youngest member Kyuhyun shining the most. But it doesn’t last too long. I am back to my western music taste and K-pop was like “Okay, i know them but not a fan of them”

2011, Same thing happened like 3 years ago. I laid in my bed, bored, keep switching TV channel and then my eyes are looking straight to those 5 boys. They look so young, typical koreans.  Their song is different from the other K-Pop song. It was “Replay”. It has some kind of RnB feel, The dance moves is just DOPE and the music is so catchy. They’re just different. When the song ends, i read the description and a word “SHINee” was written there. My brain is like rolling something “ SHINee, SHINee, SHINee.. ah, Minho! And Lucifer! The pretty guy in red pants!” Which later on i finally knew that his name is Taemin.

I knew SHINee at the time i still a fan of Super Junior, yeah.. since they came from same company. At that time, SHINee was just a rookie group. I first saw them with “Juliette” but i didn’t really notice the other member. Only Minho because he’s good looking and often came as a guest on variety shows. Onew, i heard his name a lot , yet  didn’t really know what he looks like. But neither Onew nor Minho, i was captured by that guy with thick eyebrows. He looks like a little kitty, so cute! His name is Key. He chooses the stage name Key because his real name is same as his sunbae “Super junior’s Kim Kibum”. Later on i also new that the fans gave him nickname “Kitty”. Yeah, he looks exactly like a little kitty!


This is my very first time being madly in love with Korean boyband. Maybe it was all karma. I used to talk a lot behind one of my friends who dedicated her life for Korea and K-Pop. Her acts kinda annoying and that’s the truth. I didn’t want to listen to K-Pop because she likes it and yeah.. i said to myself that i will never ever getting back together listen to any kind of K-Pop songs. KARMA!!

I become more and more obsessed with K-Pop. I started to know many groups, you name it i know it. My playlist used to be all kill western songs, but right now it turns to home of K-pop songs. I started to build my dreams. I learn Korean a lot, K-pop songs, K-pop dance even joining so many contests just to meet them. You can say that right now i dedicated my life to Korea.

Maybe it sounds exaggerated, but this is the reality and this is my life now. I always say that i can do all the things i wanted, but not all the time i feel like it. I'm just running from the truth and i admit it. Sometimes i feel broken and i just want to stop. Having a feel like this, do you think i like it? No. But i just can't stop. I didn't blame my idols of course, because i just try to take the positives from them like how they work hard to reach their dream. I want to be like that too! But in the end, i just feel pity for myself. I'm weird.

Friends? haha.. they just make fun of me..
not all of them i know, but i don't think telling something to them works for me..

Family? they don't even care..

Even myself? I was just like a turtle who lose its shell.

My dreams, i've built it high enough but could it be higher or maybe crashed away.
I never know..

To be continued..

Jumat, 05 Juli 2013

Spill of tears: An Angel.

Okay, so let’s take a deep breath and i’ll start to spill everything here. I know it’s going to be a long long long story, that's why i divided this into few parts. Hopefully, it’ll open your eyes and yeah well.. try to understand a fangirl’s feeling J

So, It was all began in 2006, I was fell for a group of guy from Boston, Massachusets. They are all good looking boys from Berklee College of Music so no need to hesitate about their music! They named themselves “The Click Five”. And from them, my fangirling stories begin..

I remember it was my last year on elementary school and i was so crazy about them. I tell everybody i love them, even some of my friends also started to fell for them too. Their songs “Just the Girl”, “Catch Your Wave”, “Good day” are something i used to hear almost everyday. From the beginning and even after i knew them, i always know that i love to sing, but i still have no confidence about it. I feel like i’m lacking and i don’t want to be embarrassed to show my talents.

2 years passed and i’m no longer a fangirl of The Click Five. For a moment, i succeded to be a normal –junior high school-girl. Until around late April 2008, another.. ah, what should i say this? Angel? Okay, another angel come to my life. I was laid down in my bed, feeling bored and switching my TV channels here and there, and suddenly stuck on a show, American Idol. It was their 7th season and i didn’t watch it since the beginning. Then i told myself “Okay, let’s try to watch it!”.  I’m not a big fan of American Idol, but i did know some of the alumnus like Kelly Clarkson, Clay Aiken, Jennifer Hudson,  Carrie Underwood, Katherine McPhee, Jordin Sparks, Chris Daughtry.. Those amazing singers, who doesn’t recognize them?

There’s a young innocent looking guy standing on a huge stage. He was wearing maroon v-neck tee with flying birds print on the side of it. He sing “Stand By Me” and at the last part he twisted the song with adding a little piece of Sean Kingston’s “Beautiful Girl”

OH MY GOD!! SERIOUSLY, WHILE I WAS TYPING THIS, Okay.. I was in my store, helping my dad. I was typing this story exactly on this “Stand by me” part and suddenly music from the mall’s central is playing “Stand by me” DANG!! GOD!!! IS IT YOUR SIGN??? :’D Amazing..

His name is David Archuleta. From the moment he smiles after he sing that time, i know that i will fall for him for a long time. And until this second, I’m still a huge fan of him. It’s been 5 years. Yeah, eventhough i’m cheating with SHINee and Infinite, but David.. You know how i really feel for you, right? He is sooo humble and encourage me a lot trough music. He’s the first person who turns my hobby into passion. He turns me into a shy girl who always cry at the end of the performance into quite-confident girl who still try to beat the stage.

I used to be so obsessed with him. I even remember his locker number in high school. But now, that i’ve grown up that obsession turns into motivation. Because of him, i want to sing more with all my soul and that’s the reason why i fell for him. He sings with his soul. He speaks trough his songs.


Though i once missed a chance to meet him on 2011, but one day for sure I’ll see him close enough until i no longer cry because of sadness, but happiness. When that time comes, i want to sing for him with all my soul. I am not as awesome as he is in music, but when the time comes, i’ll do it to show him how much he had influenced me.

To be continued..

Kamis, 16 Mei 2013

Mau nggak mau, harus tetap memilih

Berdasarkan post terakhirku,
aku sudah memutuskan.

I AM NOT GOING.

Setelah pemikiran panjang dan berbagai pertimbangan, aku tidak akan berangkat pertukaran pelajar ke Korea *Boooooo~* Kenapa? karena ini mungkin memang belum saatnya. Tapi, 2 tahun lagi PASTI! PUASTI! Aku bakal pamer-pamer foto begitu kakiku pertama kali menginjak bandara Incheon di musim semi Seoul 2015. Berharap aja dunia belum kiamat waktu itu, dan Korut berbaik hati nggak jadi berusaha ngehancurin Korsel..

Tapi sedih? pasti sedih. 
Iri tau ngeliat kakak-kakak kelas yang udah siap magang ke Korea, Juli nanti berangkat! 
Barusan juga liat video dari HighStreet Fosho waktu ke Korea gara-gara menang BigBang contest design Samsung galaxy note 2. 
Well, i'm not a big fan of BigBang, tapi tetep aja iri. Perasaan aku juga sering ngikutin semacam lomba yang sama dengan sistem "Like" entah dimanapun, mempertaruhkan malu dan nggak peduli dianggap freak. Tetep aja, i have no luck at all.

Sebagai pelampiasan, saya memutuskan untuk memborong SHINee and Infinite stuffs. Akhirnya setelah pemikiran yang panjang, aku tinggal menunggu kehadiran pacar-pacarku..
L's Bravo Viewtiful..
Infinite New Challenge..
SHINee Why So Serious: The misconception of me..
Yang tentunya menghabiskan cukup banyak uang, 
dan sebenarnya juga agak menyesal kenapa nggak dipikir lagi
-______-

Dan yang paling buruk.
Disaat aku memutuskan nggak akan beli apa-apa lagi setelah semua barang ini, munculah secercah sinar di timeline twitter. Penasaran apa, akhirnya aku baca..
"SHINee to release photo travel essay 'Surprise Vacation' on May 25th"
Rasanya seperti dimutilasi *eh* 
SEDIH SEKALI! AKU MAU SEKALI! TABUNGANKU TERTAWA KERAS SEKALI!!!

OH TUHAN TOLONGLAH!
Aku cuma ingin bertemu dengan mereka. SHINee, Infinite, Myungsoo, Kibum. Mungkin aku sudah nggak bisa lebih lama lagi bersabar dan menunggu. Tapi aku juga nggak akan pernah tau apa takdirku. Apa mungkin beberapa bulan lagi akan ada keajaiban seperti yang aku selalu harapkan setiap hari, setiap detik, atau malah mungkin 10 tahun lagi aku bakal jadi seorang ibu-ibu yang masih tergila-gila dengan Kpop walaupun sudah bersuami dan ber-anak. Anak-anakku nanti juga ikut freak gara-gara niru kebiasaan mamanya yang suka teriak-teriak sendiri waktu nonton om-om Korea di TV. Suamiku juga cuma bisa geleng-geleng kepala dengan sedikit penyesalan. *ketok meja*

Begitulah..
Semoga sekarang aku cuma memupuk kesialanku menjadi suatu keberuntungan nantinya ya :')

Minggu, 12 Mei 2013

Bisakah?

Andai hidup nggak harus memilih.

Sedih ya rasanya digantung, apalagi mengingat hal yang "digantung" itu adalah suatu hal yang benar-benar kamu inginkan.
Rasanya baru Jumat kemarin, saking bahagianya aku nggak tau otakku lagi lari kemana. Aku terlalu bahagia, sampe air mata terus ngotot minta keluar. Mungkin buat sebagian orang ini terlalu berlebihan, well i can't say anything soalnya mereka juga nggak bakal ngerti perasaan yang campur aduk macam apa yang aku rasain.

Setelah menghapus pilihan studi ekskursi ke korea nanti waktu semester 3 dan mentah-mentah ketolak ASP ke Busan (Belum cukup umur. Sedih.), aku udah jadi kayak anak ayam kehilangan arah. Aku nggak tau harus kemana, dan aku merasa berhenti gitu aja. Nggak ada lagi mimpi. Mustahil.

Tapi tiba-tiba, Jumat kemarin Tuhan seperti datang membawa berita bahagia "Paulina, dengarkan Saya.. Aku memberimu kesempatan untuk meraih mimpimu.." Lewat sang ibu dosen, disampaikanlah berita bahagia tersebut. Akan diadakan pertukaran pelajar ke Solbridge School of Business, Daejeon, Korea Selatan. Syaratnya, mahasiswa angkatan 2012 dan harus lulus seleksi. Seperti post ku kemarin, ketika hujan turun aku belum siap dan mati tersambar petir.

Bener-bener aku reflek jejeritan nggak tau malu, nggak peduli seberapa banyak orang yang denger di satu ruangan konfrensi waktu itu. Yang aku tau cuma, disitu ada kesempatan. Tapi perasaanku terlalu campur aduk..
Kalo mahal gimana?
Kalo sulit nerima pelajaran pake bahasa inggris gimana?
Kalo tiba-tiba nggak keterima?
Kalo pelajaran di surabaya keteteran semua?
Kalo ini kalo itu..

Akhirnya kuceritakan masalah ini kepada sang ibunda dan beliau hanya manggut-manggut, bertanya sepatah dua patah kata dan tidak memberi jawaban apa-apa. Sekarang aku galau dibuatnya.

Menurutku mestinya Daejeon nggak semahal Seoul, soalnya kan bukan pusat kota. Kemarin sih juga udah sempat cari-cari dorm via internet. Ketemu yang lumayan murah-murah juga. Cuma emang untuk masalah makanan, Korea agak mahal. Tapi nggak makan juga nggak apa kok, makin kurus makin hepi. Transport juga nggak terlalu mahal mestinya, 60.000 rupiah per hari sama kayak pergi ke kampus dari rumah naik taksi. TOEFL? Bisa lah.. masak nggak bisa?

Yang bingung sekarang aku dihadapkan pada dua pilihan. Mau sekarang pertukaran pelajar 6 bulan, tapi semua pelajaran keteteran atau nunggu 2 tahun lagi tapi menetap di Korea 1 tahun? 

Andai hidup nggak harus memilih..
aku pasti pilih dua-duanya..

Sabtu, 11 Mei 2013

Marrying Fantasy.

I am not a princess who will always get what she wants.
I am struggling for what i wanted, i do anything to get it.
But i guess i just have no luck at all.

Luck does not come every time. Luck is just luck.
And when luck comes like rain, i haven't prepared.
Dead by thunder.

People say you can live without money, but huh?
seriously? NO.
You live with money, you need money, people go crazy because of money..
And if only i'm that lucky to be the one who owns billions of money,
Probably i'm not this nuts.

Pathetic how i'm just marrying my fantasy.
Reality doesn't exist anymore for me.
I'm dreaming about him -who doesn't even know that i'm exist- to be mine.
I feel like hitting my own head to the wall really hard,
or i need a psychiatric.

I wonder why i have tons of friends but i always feel alone.
I wonder why i can't laugh without any burdens.
It goes the same all the time and i have no answer.

You know what they say,
What hurts the most is being so close and everything seems so close yet so far far away..
Still a long way to dream, still a long road to go

Rabu, 10 April 2013

Fangirls are all the same

Hari ini aku pecah rekor, tidur jam setengah 4 pagi. Semalaman suntuk saya nggak tidur. Baru aja bentar memejamkan mata, si Myungsoo sudah bernyanyi "I love you neorul saranghae.. jamahaji mothan mal.." Gila-gila-gila! Aku benar-benar mulai tidur waktu alarm pagiku bunyi. CONGRATS YAH PAO! :*

Alasan kenapa aku nggak tidur? Nonton. Setelah dapet referensi film dari Candy, youtube langsung jadi sasaran utama. Kenapa aku jadi tertarik nonton? Karena begitu nonton film itu, Candy bilang langsung keinget sama aku. Well, perasaan semacam ini sungguh sulit di deskripsikan dan tentunya bikin aku penasaran, emang kayak apa maksudnya?

Film itu judulnya "Dream Street: The Biggest Fan". 
There's a lot of moment that makes me almost shed a tear. 
Setelah nonton Reply 1997 dan film ini, aku semakin menyadari sesuatu... 
Fangirls are all the same

Aku merasa normal, karena ternyata bukan cuma aku yang merasa diriku aneh soalnya terlalu nge-fans sama idola sampe segitunya. 
Aku merasa normal, karena bukan cuma aku yang teriak-teriak tiap kali teaser baru muncul. 
Normal, karena bukan cuma aku yang merasa tiap kali denger lagu dari idolaku badan ini langsung kebelet nari dan mulut ini ingin ikut nyanyi.
Normal, karena di setiap doa nggak pernah terlewat kata "Semoga mimpiku bisa jadi kenyataan",
Nangis sendiri di kamar gara-gara nggak bisa nonton konser,
Bicara sendiri sama poster di kamar, even say good morning, good night, hati-hati..
Sirik sama orang yang bisa lebih "mbelani" sama idol itu daripada diri kita sendiri..
SAMA.

Setelah nonton film itu, saya jadi semakin bermimpi. Gimana kalo memang bisa hal yang kita pikir nggak masuk akal tiba-tiba jadi kenyataan dan semuanya masuk akal?
With the faith of a mustard seed you can move mountains?

Minggu, 31 Maret 2013

Cerita Kpop Guweh dan Paskah.

Gila mamen! Guweh sedang asik-asiknya menahan derita sakit perut bulanan dan hampir muntah-muntah belajar statistik, tiba- tiba dapet pencerahan macam ini..


OH MAMAH MOHON RESTU UNTUK MENIKAH DENGAN MEREKA!

Jadi, Infinite mendapat kemenangan pertamanya di Inkigayo! 오빠들, 축하해요!!
Dan yang paling amazing, yang bikin aku nggak sanggup nahan diri buat *sekali lagi* nggak teriak-teriak kayak orang gila di depan laptop adalah..
kehadiran ketiga pacar guweh.
Kim Kibum. Kim Myungsoo. Lee Hyunwoo.
Seriusan.

Dan ini adalah wajah saya ketika melihat mereka di layar laptop..
Kurang lebih 11-12 sama orang ini..


"Kenapa dunia ini benar-benar tidak adil Mamah? KENAPAAAH?"

Mungkin kalo aku bisa ada di sana, ngeliatin si Hyunwoo nge MC, L sama Key tampil, 
Sakit perut dan penderitaan akan lelah yang tak berkesudahan ini tidak berarti apa-apa.
Apalagi dua bias paling tampan se-Kpop raya guweh berdiri berdampingan! Skip aja videonya ke 5:42
Bawa. Aku. Ke. Seoul. Sekarang. Titik maritik.

Oh 
SELAMAT PASKAH
untuk semua makhluk yang telah diselamatkanNya di bumi, untuk kamu kamu dan kamu. 
YA KAMU!
Terima kasih banyak atas penebusanMu ya Tuhan, dan dengan kebangkitanMu, aku percaya bahwa dunia ini senantiasa berada di bawah perlindunganMu. Tak pernah sekali pun Engkau meninggalkan kami.
Terima kasih untuk cinta kasihMu yang tiada berkesudahan.
I'm really grateful.

Dan mungkin gara-gara berkah Paskah, atau gara-gara doa saya sebelum tidur buat Tuhan,
tadi malem saya mimpi indaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah banget..
Pada suatu hari,
Seorang gadis yang sedikit tampan bernama Pauline bertemu idolanya yang berasal dari Korea Selatan. Sebut saja lelaki berambut pirang itu Key. Aku juga heran, kenapa mimpi aku akhir-akhir ini sangat mendetail sampai detail terkecilpun aku ingat. Key pake kaos warna hitam dan varsity navy + Snapback motif leopard. Auuuu...

Singkat cerita, kita saling berjumpa di coffee shop macam yang ada di drama-drama Korea gitu, ada Jonghyun juga ding di situ! Ceritanya aku lagi diajarin bahasa Korea. Terus juga sempet nanya-nanya sama mereka kalo mereka deket nggak sama group lainnya, Infinite misalnya. Dan mereka bilang deket sama beberapa member aja. Waktu itu aku bilang ke mereka "Ini sungguh kayak mimpi (ya emang cuma mimpi -___-) akhirnya aku bisa ketemu kalian!" Abis gitu si Key bilang "Tenang aja, kita kan masih bisa contact-contactan. Kamu ngelike semua fotoku di Instagram kan?"

JEDUARRRR!! DIA TAU! Abis itu yang aku inget cuma adikku masuk kamar dan teriak "WOI BANGUN WOI!" terus aku jadi kebangun. Kata-kata terakhir yang aku bilang "OPPA KAJIMA!!" Sambil terseok-seok di lantai cafe ngeliat Key sama Jonghyun pergi and not looking back. Mimpi selesai.

Ah, meskipun gitu saya tetap bahagia bisa mimpi indah setelah sekian lama tidak bisa bermimpi karena terlalu kecapekan dan tidur terlalu sebentar (Buat aku tidur 4-5 jam itu SANGAT sebentar, dan kalo tidur sangat sebentar ujung-ujungnya sepanjang hari saya pasti bete)

Yah.. Begitulah kira-kira..
Kapan ya saya bisa bener-bener ketemu mereka di Korea?
Siapapun, ada yang tahu caranya dan mau bantu saya? *mewek*

Kamis, 21 Maret 2013

Stadium akhir.

Maaf sekali lagi harus curhat karena aku ngerasa penyakit Kpopku sudah nggak bisa tertolong lagi.
Nggak tau apa yang ada di otakku, tapi *sigh* tolong saya atas obsesi ini!!

Saya takut jatuh, saya takut nggak bisa lagi melihat realitas..
I have faith but i don't think that it works.

Well, aku selalu berpikir suatu saat nanti pasti aku bisa pelan-pelan mewujudkan mimpiku. Banyak orang bilang mustahil, tapi kita semua nggak pernah tau kapan keajaiban terjadi, kapan Tuhan akhirnya bilang "Waktunya sudah tepat untukmu", kapan akhirnnya kita bukan nangis karena sedih mimpi kita terdengar menyedihkan tapi nangis karena bahagia, kapan akhirnya apel bisa tumbuh di pohon pisang. 
Some says purple, Some says violet.
Whatever people, whatever it is i'll get.

Tapi untuk sekarang semua terlalu menjemukan dan aku mulai merasa kalo aku sendiri membuat hidupku begitu menyedihkan. Menyedihkan?
Ya.

Dear Lord, what should i do?

cr: http://cathysquarepants.deviantart.com

Rabu, 09 Januari 2013

Nap.

This has been ruining my mind this past few days. When will i stop fangirling? I'm 19 now and i should start to wake up to chase after my dreams instead of keep thinking about it and do nothing. Yes, sometimes i feel like i'm obsessed with them. I even brought them to my dream, whether it is night or day. Night sleep or nap. I dream about them.


This happened one day in September 2012, i met Key in my dreams. He is Key, SHINee's Key. He was wearing white polo shirt with short-ripped pants, round glasses, black-tosca combination cap and tan colored leather backpack. He tied knitted soft blue cardigan on his waist and as you know that he's a fashionista, he wore black and white striped socks with 3 cm sole oxford shoes. He brought so many shopping bags. I still see it clearly in my mind. I even drew it, because that dream seems surreal. It makes me happy just by thinking about it.

I saw him get down the stairs at Pasar Atom. Pasar Atom? YES. Hahaha. Ridiculous actually, because it is kinda impossible for a K-Pop idol to shop at such a place in Surabaya even though Pasar Atom itself provides many good stuffs to shop! Really! And Surabaya? Not Jakarta? I don't really think so..

Then i wake up.

Today, once again i dreamed about him in my nap. He was wearing something grey tops with black jeans, black caps,  thick framed black glasses and he was listening to music using Apple's earphone. It is white. This is less clear than that dream. I forgot whether he was walking with Minho, Onew or his manager at that time because all i see is him. He walks in a rush while i am trying so hard to catch up. I forgot the rest, all i remembered at the end i shouted out loud "Key Oppa!" but he kept walking. I blocked him out and say "Give me just once chance to say something to you". Of course i said it in English since he is good at it. He kept walking and i kept chasing, and then he waved his hand like he was saying "Go on" to me. I stopped and i shout "I will always support you! ... and i really love you!"

Then once again i wake up.
That's how my nap dream ended.

Pathetic? Maybe. 
But i know that God has prepared something about my dreams. 
I don't know if it could possibly be a sign, or maybe it's just me who being to hopeful..
Whatever it is, i like it!